Webinar: Cegah Ancaman Terhadap Jurnalis dalam Peliputan Berita Palestina

Kabar Diplomasi  
(istimewa)
(istimewa)

DIPLOMASI REPUBLIKA, JAKARTA--Kematian jurnalis Al Jazeera, Shireen Abu Aqla, pada 11 Mei 2022 semakin menegaskan bahwa ada ancaman terhadap kerja jurnalistik.

Shireen merupakan seorang jurnalis yang konsisten dalam melaporkan segala bentuk ketidakadilan di bumi Palestina. Dia ditembak tentara Israel saat sedang meliput di Kota Jenin, Tepi Barat. Padahal, ketika itu Shireen memakai rompi bertulis 'Press'.

Apa yang terjadi pada Shireen diharapkan, menjadi kasus terakhir sebagai korban kekerasan, penganiayaan, bahkan pembunuhan oleh tentara Israel. Angka korban kasus kekerasan ataupun kematian jurnalis oleh tentara Israel terus meningkat sejak 1972, terlebih sejak Intifada kedua pada 2000.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Maka itu, perlu ada upaya untuk melindungi jurnalis yang bertugas dalam meliput berita di mana saja, terutama di Palestina.

Dengan kondisi demikian, Palestine International Forum for Media and Communication menggelar webinar yang bertajuk "Mencegah Ancaman Terhadap Jurnalis dalam Liputan Berita Palestina". Acara tersebut akan dilaksanakan secara virtual pada:

Waktu: Selasa, 14 Juni 2022. Pukul 13.00-15.00 Waktu Indonesia Barat (GMT+7).

Zoom Meeting ID: 862 2451 1360

Kode sandi: 556394

Narasumber:

- Ahmad Al Sheikh, sekjen Paletina International Forum for Media and Communication.

- Rawan Damen, konsultan media.

- Yeyen Rostiyani, Harian Republika.

- Desi Fitriani, Metro TV.

- Pizaro Gozali, Anadolu Agency, Jakarta Office.

Webinar ini terbuka bagi publik/umum. (rin)

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image