Dubes RI di Beijing Urun Pandangan Soal Pemulihan Pascapandemi

Kabar Diplomasi  
Dubes RI untuk China Djauhari Oratmangun bersama pembicara lain. (Dok. KBRI di Beijing)
Dubes RI untuk China Djauhari Oratmangun bersama pembicara lain. (Dok. KBRI di Beijing)

DIPLOMASI REPUBLIKA, BEIJING -- Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun berbagi pandangan saat melakukan kunjungan ke kantor utama Center for China & Globalization (CCG) di Beijing, Senin (20/6/2022). CCG adalah think tank non-pemerintah terkemuka yang berbasis di Beijing yang telah diberi predikat official special consultative status sebagai lembaga non-pemerintah oleh Dewan Ekonomi dan Sosial PBB (ECOSOC).

Dubes RI untuk China Djauhari Oratmangun (Dok. KBRI di Beijing)
Dubes RI untuk China Djauhari Oratmangun (Dok. KBRI di Beijing)

"Upaya global dan kolektif untuk mengatasi Covid-19 telah memungkinkan Indonesia untuk membuka kembali perbatasannya bagi pengunjung dari negara sahabat," kata Dubes Djauhari dalam keterangan tertulisnya yang diterima Diplomasi Republika, Jumat (24/6/2022).

Ia membagikan keterangan mengenai perkembangan terkait peran Indonesia sebagai Presiden G-20 dan tiga pilar Presidensi Indonesia pada G-20. Ketiga pilar itu adalah arsitektur kesehatan global, transformasi ekonomi digital dan transisi energi.i

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Beberapa Kepala Perwakilan lainnya juga hadir di lokasi acara untuk duduk bersama dan berbicara mengenai “Pemulihan Global Pascapandemi: Tren, Tantangan, danTanggapan”. Pembahasan tema tersebut dilaksanakan dalam rangka penyelenggaraan China and Globalization Forum ke-8, yang turut dihadiri oleh televisi nasional dan media China.

Mereka mengkaji inisiatif dan capaian masing-masing negara dan organisasi yang mereka wakili. Para pembicara menyimpulkan bahwa akan terus terjadi peningkatan interaksi antarindividu seiring dengan menurunnya jumlah kematian akibat Covid-19.

Dalam jangka panjang, perkembangan tersebut akan membuka lebih banyak peluang bagi pertumbuhan perekonomian global dan people-to-people exchange.

Dubes Djauhari berkesempatan diwawancarai media yang hadir seperti China Central Television (CCTV), China Radio International (CRI), serta media CCG. Dalam wawancara tersebut, Dubes Djauhari menyampaikan perkembangan terkini hubungan bilateral RI – China yang terus menguat serta menegaskan kembali pentingnya Kemitraan Strategis Komprehensif ASEAN – China dalam

berkontribusi pada kemajuan masa depan hubungan antara China dan negara-negara di kawasan maupun prioritas-prioritas selama masa kepresidenan Indonesia di G-20. (yen)

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image